Pengikut

Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 17 Juni 2010

Gara-Gara Piala Dunia 2010 Twitter Langsung "Down"

Ajang Piala Dunia 2010 gagal dimanfaatkan Twitter. Jejaring sosial ini bahkan mengalami gangguan karena kelebihan kapasitas. Padahal situs yang diluncurkan sejak tahun 2006 ini sangat digandrungi di seluruh dunia.

Sampai-sampai presiden FIFA Sepp Blatter membuat akun dirinya dengan maksud mendekatkan diri dengan penggemar bola selama Piala Dunia 2010. "Tahun ini adalah pertama kalinya bagi ajang Piala Dunia dimana jejaring sosial memiliki peranan penting menyatukan semua penggemar di seluruh dunia," kata Blatter.

FIFA sendiri juga menyediakan informasi terbaru mengenai pertandingan Piala Dunia 2010 lewat Twitter dan banyak pemain-pemain negara peserta juga ikut meramaikan jejaring sosial ini dengan komentar-komentar mereka.

Tapi banyaknya pengguna yang mengakses situs khusus Piala Dunia yang dibuat Twitter (www.twitter.com/worldcup/worldcup) membuat jejaring sosial ini kelebihan kapasitas. Padahal dalam situs khususnya itu, Twitter menampilkan komentar-komentar pemain dan daftar akun-akun terkenal yang bisa diikuti selama turnamen.

Tapi semua fasilitas ini tidak berfungsi mulai Rabu (16/6), digantikan dengan tampilan gambar ikan paus dengan tulisan "Twitter sedang kelebihan kapasitas". "Kami sedang memperbaiki sistem internal saat ini supaya bisa lebih stabil saat sedang banyak pelanggan mengakses Twitter," kata juru bicara Twitter Sean Garrett.

"Kami sudah memikirkan solusi jangka panjang bagi masalah ini, tapi sekarang kami dalam tahap membuat penyesuaian untuk meningkatkan kapasitas dan menghindari kerusakan selama Piala Dunia berlangsung," tambahnya.

Pemain bintang seperti Kaka, Luis Fabiano, Nicolas Anelka, Diego Forlan serta separuh dari anggota tim Amerika Serikat diketahui merupakan pengguna Twitter. Kaka sempat membuat pesan "I love you" untuk istrinya Caroline sementara pencetak gol Italia saat melawan Paraguay Guiseppe Rossi membuat status "Sangat menikmati suasana disini. Siap untuk tantangan selanjutnya".

Meski begitu, beberapa pelatih tim peserta Piala Dunia 2010 melarang pemainnya menggunakan jejaring sosial selama turnamen. "Halo semuanya, mulai hari ini kami tidak bisa terhubung dengan anda hingga akhir Piala Dunia nanti. Saya akan ceritakan kepada anda mengenai pengalaman disana saat saya kembali nanti. Salam" tulis bek Spanyol CarlesPuyol di akun Twitter-nya.

Pelatih Inggris Fabio Capello juga melakukan hal serupa sementara tim Belanda bahkan telah menuai kontroversi karena Twitter.[MediaIndonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Text Widget

Text Widget